Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Imma
● online
Imma
● online
Halo, perkenalkan saya Imma
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu tutup
  • Imabel ❯ Inklusif, Mandiri dan Kredibel!
  • Ojol Mandiri ❯ Berdaya, bersinergi, perkasa!
  • Difabel Kredibel❯ Aku bisa, kamu bisa, kita bisa!
Beranda » Blog » 5.000 Anak Meriahkan HAN di Surabaya, Menteri PPPA: Selangkah Lagi Menuju Predikat Paripurna!

5.000 Anak Meriahkan HAN di Surabaya, Menteri PPPA: Selangkah Lagi Menuju Predikat Paripurna!

Diposting pada 30 July 2026 oleh admin / Dilihat: 31 kali / Kategori: , ,

 

Imabel.net — Balai Pemuda Surabaya berubah menjadi lautan keceriaan pada Rabu (29/7/2026). Lebih dari 5.000 anak dari berbagai penjuru kota memadati lokasi untuk merayakan puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42.

Di tengah gemuruh semangat mereka, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan kabar menggembirakan: Surabaya tinggal satu langkah lagi untuk menyandang predikat Kota Layak Anak (KLA) Paripurna.

Acara yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan Anak Surabaya Hebat” ini menjadi ajang bagi anak-anak untuk tidak hanya bersenang-senang, tetapi juga menyuarakan harapan mereka kepada para pemimpin bangsa. Festival Sayang Anak, peluncuran Gerakan Act for Early Years, dan Kelas Inspirasi menjadi rangkaian kegiatan yang memadati hari itu.

Kelas Inspirasi: Pemimpin Mendengar Langsung Suara Anak

Salah satu momen paling ditunggu adalah Kelas Inspirasi yang menghadirkan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari. Di ruang yang sama, anak-anak duduk dan berdialog langsung dengan para pemimpin, menyampaikan mimpi dan kegelisahan mereka tanpa sekat.

“Ini penyelenggaraan Hari Anak Nasional yang paling meriah yang saya ikuti tahun ini. Yang lebih penting, anak-anak diberi ruang untuk berdialog, menyampaikan harapan, sekaligus belajar langsung dari para pemimpin. Mudah-mudahan ini menjadi momentum agar kita semakin peduli mendampingi anak-anak Indonesia menjadi generasi yang hebat,” ujar Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

Komitmen Berlapis untuk Anak Surabaya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menekankan bahwa pembangunan kota yang maju harus dimulai dari penguatan keluarga. “Karena itu kami ingin memberikan ruang seluas-luasnya agar hak anak terpenuhi. Peran orang tua tidak akan pernah bisa digantikan oleh gadget ataupun apa pun. Kasih sayang orang tua sangat menentukan masa depan anak,” tegas Eri.

Keyakinan itu diwujudkan dalam program-program nyata. Salah satunya adalah Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH), yang tumbuh pesat dari satu kelas pada 2022 menjadi 990 kelas pada 2025, menjangkau sekitar 27 ribu orang tua balita. Melalui SOTH, para orang tua belajar tentang pengasuhan positif, pembentukan karakter, hingga pentingnya Gerakan Wajib Belajar 13 Tahun sejak usia dini.

Perlindungan Anak yang Inovatif

Tak hanya berhenti pada pendidikan, Pemkot Surabaya juga meluncurkan kebijakan perlindungan anak yang tergolong inovatif. Mulai dari program perwalian bagi anak yang kehilangan pengasuhan orang tua, pembatasan penggunaan gawai, hingga kerja sama dengan Pengadilan Agama untuk memblokir NIK ayah yang tidak membayar nafkah anak pasca-perceraian.

Anak-anak Surabaya juga tak sekadar menjadi penerima manfaat. Mereka aktif menyuarakan harapan melalui Forum Anak Surabaya yang menyerahkan Buku Aspirasi Anak kepada Wali Kota dan Menteri PPPA. Dokumen itu akan dibawa ke forum Koalisi Nasional PAUD Holistik Integratif tingkat Asia Pasifik.

Dari Surabaya ke Dunia

Wali Kota Eri Cahyadi menyatakan bahwa Surabaya tak ingin berhenti menjadi kota yang baik untuk anak, tetapi juga ingin menjadi contoh di tingkat global.

Surabaya adalah kota pertama dan satu-satunya di Indonesia yang meraih akreditasi UNESCO Learning City. Kota ini juga aktif dalam jaringan internasional seperti Child Friendly Cities Initiative (CFCI) UNICEF, Healthy City WHO SEARO, UCLG ASPAC, UN-Habitat, hingga CityNet.

“Saya berharap anak-anak Surabaya terus berkembang, memiliki wawasan yang luas, karakter yang kuat, dan mandiri. Surabaya boleh menjadi kota internasional, tetapi anak-anaknya tidak boleh kehilangan karakter sebagai bangsa Indonesia,” pungkas Eri.

#HariAnakNasional2026 #KotaLayakAnakParipurna #SurabayaUntukAnak #SekolahOrangTuaHebat #GenerasiHebatIndonesia

Tags: , ,

Bagikan ke

5.000 Anak Meriahkan HAN di Surabaya, Menteri PPPA: Selangkah Lagi Menuju Predikat Paripurna!

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

5.000 Anak Meriahkan HAN di Surabaya, Menteri PPPA: Selangkah Lagi Menuju Predikat Paripurna!

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: