● online
- Imabel ❯ Inklusif, Mandiri dan Kredibel!
- Ojol Mandiri ❯ Berdaya, bersinergi, perkasa!
- Difabel Kredibel❯ Aku bisa, kamu bisa, kita bisa!
Seribu Tangan, Satu Semangat: Saat Teks Proklamasi “Bersuara” Lewat Isyarat di Malioboro

Seribu Tangan, Satu Semangat: Saat Teks Proklamasi “Bersuara” Lewat Isyarat di Malioboro
Imabel.net — Malioboro yang biasanya ramai oleh langkah kaki wisatawan, pada Rabu (13/8/2026) berubah menjadi panggung monumental.
Bukan karena parade atau konser, melainkan karena ribuan pasang tangan bergerak serentak, membentuk isyarat yang membacakan naskah proklamasi.
Di bawah arahan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, para penyandang disabilitas menuangkan semangat kemerdekaan bukan dengan suara, tetapi dengan gerakan yang sarat makna. Lebih dari seribu peserta hadir dalam peristiwa yang berhasil mencatatkan namanya di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) ini.
Namun, gelar rekor bukanlah tujuan utama. Bagi mereka, ini adalah pengakuan bahwa kemerdekaan bukan milik segelintir orang. Ini adalah deklarasi bahwa setiap warga negara—apa pun kondisinya—berhak untuk hadir, terlibat, dan merayakan kebebasan dengan caranya sendiri.
“Kemajuan Bangsa Diukur dari Sejauh Mana Semua Warga Hadir”
Di balik pemecahan rekor, ada pesan yang lebih dalam dari Sri Paduka Paku Alam X. Baginya, pembacaan teks proklamasi oleh teman-teman difabel adalah cerminan nyata dari pemerintahan yang berpihak pada semua.
“Kemajuan suatu bangsa pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh apa yang berhasil dibangun, tetapi juga oleh sejauh mana setiap warga negara memperoleh kesempatan untuk hadir, berpartisipasi, dan diakui sebagai bagian yang utuh dari kehidupan bersama,” ujarnya.
Ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah langkah untuk mengubah stigma, membangun kesadaran, dan menciptakan ruang yang setara bagi setiap individu.
Isyarat yang Mengguncang Nurani
Momen di Malioboro itu mengirimkan pesan yang melampaui kata-kata. Ribuan tangan yang bergerak serentak dalam bahasa isyarat adalah simbol bahwa inklusi bukanlah anugerah, melainkan hak.
Bahwa keterbatasan tidak pernah menjadi alasan untuk menepikan seseorang dari perayaan bersama.
Dengan tercatatnya rekor MURI dan semangat yang dibawa pulang oleh setiap peserta, Malioboro hari itu bukan hanya menjadi saksi sejarah, tetapi juga menjadi pengingat bahwa bangsa ini akan benar-benar hebat ketika setiap anak bangsanya merasa diakui, dihargai, dan diberi ruang untuk bersinar.
#MalioboroInklusif #BisuBersuara #ProklamasiIsyarat #DisabilitasBerdaya #RekorMURI2026
Tags: Difabel, Disabilitas, Imabel
Seribu Tangan, Satu Semangat: Saat Teks Proklamasi “Bersuara” Lewat Isyarat di Malioboro
Imabel.net — Sebuah kabar menggembirakan datang dari Korps Bhayangkara menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan... selengkapnya
Imabel.net — Suasana berbeda terasa di Ruang Auditorium Lantai 6 RS Mitra Keluarga Kenjeran pada Sabtu (4/7/2026) pagi. Puluhan perempuan... selengkapnya
Imabel.net — Di balik gemerlap panggung dan riuhnya sorak penonton, ada seorang gadis belia yang diam-diam menyimpan cinta besar pada... selengkapnya
Imabel.net — Anggota DPD RI, Dr. Lia Istifhama yang akrab disapa Ning Lia, menerima penghargaan bergengsi Maklumat Partnership Awards 2026... selengkapnya
Imabel.net — Pasangan Cak Yusuf dan Ning Ara resmi terpilih sebagai Cak dan Ning Cilik Surabaya 2026. Penobatan berlangsung khidmat... selengkapnya
Kesurabaya.com – Kabar menggembirakan datang dari Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Sebuah program pertanian inklusif bagi penyandang disabilitas bernama PELITA (Pemberdayaan... selengkapnya
Imabel.net – Di balik keterbatasan fisik yang dialaminya, Ahmad Farhan Winarto (20) membuktikan bahwa disabilitas bukanlah penghalang untuk berkarya dan... selengkapnya
Imabel.net — Dunia modeling dan fashion show kini tidak hanya didominasi oleh teman-teman dengar. Wantofal Anugerah Cantik, seorang siswi SMPN... selengkapnya
Imabel.net — Di tengah gemerlap panggung dan sorak sorai penonton, seorang gadis cilik bernama Wantofal Anugerah Cantik, atau yang akrab... selengkapnya
Imabel.net — Di tengah rangkaian acara Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026, sebuah... selengkapnya


Saat ini belum tersedia komentar.