● online
- Imabel ❯ Inklusif, Mandiri dan Kredibel!
- Ojol Mandiri ❯ Berdaya, bersinergi, perkasa!
- Difabel Kredibel❯ Aku bisa, kamu bisa, kita bisa!
5.000 Anak Meriahkan HAN di Surabaya, Menteri PPPA: Selangkah Lagi Menuju Predikat Paripurna!
Imabel.net — Balai Pemuda Surabaya berubah menjadi lautan keceriaan pada Rabu (29/7/2026). Lebih dari 5.000 anak dari berbagai penjuru kota memadati lokasi untuk merayakan puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42.
Di tengah gemuruh semangat mereka, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan kabar menggembirakan: Surabaya tinggal satu langkah lagi untuk menyandang predikat Kota Layak Anak (KLA) Paripurna.
Acara yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan Anak Surabaya Hebat” ini menjadi ajang bagi anak-anak untuk tidak hanya bersenang-senang, tetapi juga menyuarakan harapan mereka kepada para pemimpin bangsa. Festival Sayang Anak, peluncuran Gerakan Act for Early Years, dan Kelas Inspirasi menjadi rangkaian kegiatan yang memadati hari itu.
Kelas Inspirasi: Pemimpin Mendengar Langsung Suara Anak
Salah satu momen paling ditunggu adalah Kelas Inspirasi yang menghadirkan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari. Di ruang yang sama, anak-anak duduk dan berdialog langsung dengan para pemimpin, menyampaikan mimpi dan kegelisahan mereka tanpa sekat.
“Ini penyelenggaraan Hari Anak Nasional yang paling meriah yang saya ikuti tahun ini. Yang lebih penting, anak-anak diberi ruang untuk berdialog, menyampaikan harapan, sekaligus belajar langsung dari para pemimpin. Mudah-mudahan ini menjadi momentum agar kita semakin peduli mendampingi anak-anak Indonesia menjadi generasi yang hebat,” ujar Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Komitmen Berlapis untuk Anak Surabaya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menekankan bahwa pembangunan kota yang maju harus dimulai dari penguatan keluarga. “Karena itu kami ingin memberikan ruang seluas-luasnya agar hak anak terpenuhi. Peran orang tua tidak akan pernah bisa digantikan oleh gadget ataupun apa pun. Kasih sayang orang tua sangat menentukan masa depan anak,” tegas Eri.
Keyakinan itu diwujudkan dalam program-program nyata. Salah satunya adalah Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH), yang tumbuh pesat dari satu kelas pada 2022 menjadi 990 kelas pada 2025, menjangkau sekitar 27 ribu orang tua balita. Melalui SOTH, para orang tua belajar tentang pengasuhan positif, pembentukan karakter, hingga pentingnya Gerakan Wajib Belajar 13 Tahun sejak usia dini.
Perlindungan Anak yang Inovatif
Tak hanya berhenti pada pendidikan, Pemkot Surabaya juga meluncurkan kebijakan perlindungan anak yang tergolong inovatif. Mulai dari program perwalian bagi anak yang kehilangan pengasuhan orang tua, pembatasan penggunaan gawai, hingga kerja sama dengan Pengadilan Agama untuk memblokir NIK ayah yang tidak membayar nafkah anak pasca-perceraian.
Anak-anak Surabaya juga tak sekadar menjadi penerima manfaat. Mereka aktif menyuarakan harapan melalui Forum Anak Surabaya yang menyerahkan Buku Aspirasi Anak kepada Wali Kota dan Menteri PPPA. Dokumen itu akan dibawa ke forum Koalisi Nasional PAUD Holistik Integratif tingkat Asia Pasifik.
Dari Surabaya ke Dunia
Wali Kota Eri Cahyadi menyatakan bahwa Surabaya tak ingin berhenti menjadi kota yang baik untuk anak, tetapi juga ingin menjadi contoh di tingkat global.
Surabaya adalah kota pertama dan satu-satunya di Indonesia yang meraih akreditasi UNESCO Learning City. Kota ini juga aktif dalam jaringan internasional seperti Child Friendly Cities Initiative (CFCI) UNICEF, Healthy City WHO SEARO, UCLG ASPAC, UN-Habitat, hingga CityNet.
“Saya berharap anak-anak Surabaya terus berkembang, memiliki wawasan yang luas, karakter yang kuat, dan mandiri. Surabaya boleh menjadi kota internasional, tetapi anak-anaknya tidak boleh kehilangan karakter sebagai bangsa Indonesia,” pungkas Eri.
#HariAnakNasional2026 #KotaLayakAnakParipurna #SurabayaUntukAnak #SekolahOrangTuaHebat #GenerasiHebatIndonesia
Tags: Anak Berprestasi, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian PPPA RI
5.000 Anak Meriahkan HAN di Surabaya, Menteri PPPA: Selangkah Lagi Menuju Predikat Paripurna!
Kesurabaya.com – Kabar menggembirakan datang dari Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Sebuah program pertanian inklusif bagi penyandang disabilitas bernama PELITA (Pemberdayaan... selengkapnya
Imabel.net — Malioboro yang biasanya ramai oleh langkah kaki wisatawan, pada Rabu (13/8/2026) berubah menjadi panggung monumental. Bukan karena parade... selengkapnya
IMABEL.net — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Timur berubah menjadi taman bermain imajinasi pada Sabtu (12/9/2026). Puluhan anak, orang tua,... selengkapnya
Imabel.net — Anggota DPD RI, Dr. Lia Istifhama yang akrab disapa Ning Lia, menerima penghargaan bergengsi Maklumat Partnership Awards 2026... selengkapnya
Imabel.net — Dunia seni bagi Gilang Nugraha bukan sekadar ruang untuk menyalurkan kreativitas. Bagi pelajar SMKN 1 Surabaya jurusan Desain... selengkapnya
IMABEL.net— Di Amerika Serikat, setiap Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) memiliki hak hukum yang dilindungi undang-undang untuk mendapatkan pendidikan yang dirancang... selengkapnya
Imabel.net — Balai Pemuda Surabaya berubah menjadi lautan keceriaan pada Rabu (29/7/2026). Lebih dari 5.000 anak dari berbagai penjuru... selengkapnya
Imabel.net — Di sela-sela keterbatasan fisik yang harus ia jalani karena diagnosis cerebral palsy (CP), Rizky Gusti Preyambodo (22) membuktikan... selengkapnya
Imabel.net — Abidah Nur Zahro Aulia Umama belum genap 15 tahun, tapi agenda keberhasilannya sudah penuh sesak sepanjang awal Juni.... selengkapnya
Imabel.net — Di balik angka 164.294, ada wajah-wajah penuh harap yang selama ini mungkin merasa terpinggirkan. Mereka adalah murid difabel... selengkapnya


Saat ini belum tersedia komentar.