● online
- Imabel ❯ Inklusif, Mandiri dan Kredibel!
- Ojol Mandiri ❯ Berdaya, bersinergi, perkasa!
- Difabel Kredibel❯ Aku bisa, kamu bisa, kita bisa!
Nicholas Orrick Adrian Handono, Pemain Drum Autis dari RAP Surabaya yang Memukau di Bakti Sosial PT SMI

Nicholas Orrick Adrian Handono Salah Satu Bestie Imabel Bersama Antiek Sugiharti Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya
IMABEL.net — Panggung di Rumah Anak Prestasi (RAP) Nginden, Surabaya, menjadi saksi penampilan istimewa pada Rabu (16/9/2026).
Di hadapan para tamu undangan, termasuk Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, seorang remaja 16 tahun bernama Nicholas Orrick Adrian Handono atau akrab disapa Nicho, duduk di balik drum set. Dengan fokus yang tajam, ia memukul stik demi stik, mengiringi dua lagu yang membahana: “Tak Bisa ke Lain Hati” dari KLa Project dan “Making Love Out of Nothing at All” dari Air Supply.
Nicho adalah siswa SMPN 22 Surabaya, seorang penyandang autis yang telah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya. Dalam acara Bakti Sosial PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) 2026 itu, ia tampil sebagai bagian dari RAPres Band, grup musik yang beranggotakan anak-anak berkebutuhan khusus dari RAP. Kehadiran Nicho tidak hanya menghibur, tetapi juga menggetarkan hati para tamu undangan yang hadir.
RAP: Rumah bagi Anak Istimewa
Rumah Anak Prestasi (RAP) adalah program unggulan Pemerintah Kota Surabaya yang digagas oleh Wali Kota Eri Cahyadi. RAP hadir sebagai wadah terapi, pengembangan bakat, dan rumah tumbuh kembang bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kota Pahlawan. Saat ini, RAP memiliki empat lokasi: Nginden Semolo, Sonokwijenan, Kedung Cowek, dan Dukuh Menanggal.
Di RAP, anak-anak berkebutuhan khusus dapat mengakses berbagai layanan secara gratis, mulai dari terapi wicara, fisioterapi, hingga pelatihan seni dan keterampilan seperti melukis, membatik, musik, modeling, dan fotografi.
Karya-karya mereka bahkan telah diminati pasar, seperti batik lukis dan abstrak yang dipasarkan secara online.
D’TEAM Band dan Tantangan Berlatih
Selain bergabung di RAPres Band, Nicho juga merupakan anggota D’TEAM Band, grup musik dengan personel yang hampir sama. Jika RAPres Band mengisi acara yang berhubungan dengan Dinas Sosial Surabaya, D’TEAM Band dibentuk untuk mengisi undangan dari masyarakat secara umum.
Latihan rutin dilakukan di RAP Nginden Surabaya, tempat para personel berlatih banyak lagu untuk meningkatkan keterampilan masing-masing.
Namun, latihan tidak selalu mudah. Setiap personel memiliki disabilitas yang berbeda—ada yang tuna netra, autis, dan slow learner. Tantangan terbesar muncul ketika mempelajari lagu baru.
“Kalau yang autis lupa lagunya, bisa marah-marah sendiri,” ujar Imelda ibunda Nicho.
Meski demikian, Nicho dikenal lebih cepat memahami materi. Lagu-lagu lama yang pernah ia tampilkan pun masih tersimpan baik dalam ingatannya.
Apresiasi yang Menggetarkan
Penampilan RAPres Band hari itu mendapat sambutan hangat. Para tamu undangan, termasuk pimpinan PT SMI, bertepuk tangan antusias mengapresiasi setiap lagu yang dibawakan.
Sebagai bentuk penghargaan, salah satu pimpinan SMI menyerahkan sepasang stik drum kepada Nicho, sebuah hadiah sederhana namun sarat makna, agar ia semakin semangat berlatih.

Nicholas Orrick Adrian Handono Memperoleh Sepasang Stik Drum sebagai Apresiasi dari PT SMI
Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, yang hadir dalam acara tersebut, menyaksikan langsung bagaimana RAP telah menjadi ruang yang tepat bagi anak-anak istimewa untuk tumbuh dan berprestasi.
IMABEL dan Semangat Inklusivitas
Kisah Nicho sejalan dengan semangat yang diusung IMABEL (Inklusif Mandiri dan Kredibel), sebuah platform yang bergerak dalam pemberdayaan penyandang disabilitas dan pemuda inklusif.
IMABEL percaya bahwa setiap individu memiliki potensi unik yang dapat dikembangkan melalui pendampingan, pelatihan, dan kolaborasi lintas sektor.
Bagi Nicho, panggung itu bukan sekadar tempat tampil. Ia adalah bukti bahwa ketika diberi kesempatan, ruang, dan dukungan, anak-anak berkebutuhan khusus mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Stik drum yang ia pegang adalah alat untuk bercerita—tentang keberanian, ketekunan, dan mimpi yang tak pernah padam.
#NicholasOrrick #RAPresBand #RumahAnakPrestasi #AnakAutisBerprestasi #IMABEL
Tags: Anak Berprestasi, Imabel
Nicholas Orrick Adrian Handono, Pemain Drum Autis dari RAP Surabaya yang Memukau di Bakti Sosial PT SMI
Imabel.net — Kabar gembira datang bagi para pencari kerja, terutama bagi lulusan baru dan penyandang disabilitas. Pemerintah secara resmi meluncurkan... selengkapnya
Imabel.net — Ada kalanya suara tak perlu keluar dari mulut. Bagi Keisya Aizatul Azzira, suaranya ada di ujung kuas dan... selengkapnya
Imabel.net — Di balik kesibukan lalu lalang antar pesanan, Bu Yani, seorang driver ojek online perempuan, menyimpan keahlian lain yang... selengkapnya
IMABEL.net — Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, dr. Benjamin Kristianto, M.Kes., MARS, yang akrab disapa Dokter Benny, menerima kunjungan silaturahmi... selengkapnya
Imabel.net — Ada satu kesalahan besar yang selama ini melekat dalam pandangan masyarakat terhadap penyandang disabilitas: bahwa mereka butuh dikasihani.... selengkapnya
IMABEL.net — Di tengah hiruk-pikuk janji politik dan program pembangunan yang silih berganti, muncullah sebuah inisiatif yang terasa berbeda. Bukan... selengkapnya
Imabel.net — Suasana pelatihan di Kantor Kecamatan Gunung Anyar, Surabaya, Rabu (5/8/2026) mendadak terasa lebih hangat. Di sela-sela acara yang... selengkapnya
Imabel.net — Di tengah hiruk-pikuk dunia industri yang seringkali mengutamakan kecepatan dan efisiensi, masih ada celah yang belum sepenuhnya terbuka... selengkapnya
Imabel.net — Sorotan tajam dilayangkan Komisi E DPRD Jawa Timur kepada Pemerintah Provinsi Jatim dan seluruh Badan Usaha Milik Daerah... selengkapnya
Imabel.net — Ruang Ballroom Presisi Polresta Pontianak berubah menjadi galeri seni yang penuh makna pada Minggu (12/7/2026). Deretan kursi dan... selengkapnya


Saat ini belum tersedia komentar.