● online
- Imabel ❯ Inklusif, Mandiri dan Kredibel!
- Ojol Mandiri ❯ Berdaya, bersinergi, perkasa!
- Difabel Kredibel❯ Aku bisa, kamu bisa, kita bisa!
Langkah Hanum di Catwalk PRJ 2026: Ketika Tunarungu Bukan Halangan untuk Bersinar di Dunia Mode

Langkah Hanum di Catwalk PRJ 2026: Ketika Tunarungu Bukan Halangan untuk Bersinar di Dunia Mode
IMABEL.net — Gemerlap Grand City Surabaya pada Jumat (16/10/2026) bukan hanya milik para pengunjung Pekan Raya Jawa Timur (PRJ) 2026 yang tengah berburu produk. Di salah satu sudut panggung, sebuah peragaan busana berlangsung dengan khidmat.
Di sana, Anindya Hanum Maulida Luth, siswi SLB-B Dharma Wanita Sidoarjo, berdiri tegap sebelum melangkah. Dengan busana bertema Casual Trendy, gadis 13 tahun ini menyusuri catwalk, menebar senyum, dan menunjukkan bahwa panggung mode adalah milik siapa saja yang berani melangkah.
Hanum bukan sekadar peserta biasa. Ia adalah finalis Wajah Wastra Indonesia (WWI) tingkat Jawa Timur, ajang yang menyeleksi generasi muda untuk menjadi duta wastra Nusantara.
Pada gelaran WWI Jatim yang lalu, Hanum bahkan sempat mencuri perhatian dengan meraih Wild Card dan Best Costume di kategori remaja, membawanya melaju ke Grand Final di Jakarta.
Kini, di hadapan pengunjung PRJ 2026, ia kembali membuktikan kapasitasnya. Bersama para finalis lainnya, Hanum memperagakan busana dengan gaya berjalan yang khas, ekspresi yang ceria, dan kepercayaan diri yang terpancar.
PRJ 2026: Lebih dari Sekadar Pameran
Pekan Raya Jawa Timur (PRJ) 2026 yang berlangsung 8–18 Oktober 2026 di Grand City Surabaya memang bukan agenda biasa. Pameran multiproduk yang telah memasuki tahun keempat ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, sekaligus merayakan hari jadi ke-16 Grand City Surabaya.
Mengusung semangat “Jatim Unggul, Maju, Berkelanjutan”, PRJ 2026 menempati area sekitar 13.380 meter persegi dengan lebih dari 250 stan, menargetkan 270.000 pengunjung dan nilai transaksi Rp50 miliar.
Di tengah hiruk-pikuk transaksi dan hiburan, panggung mode WWI menjadi ruang yang berbeda. Ia bukan sekadar ajang unjuk gigi bagi para desainer atau model profesional, melainkan wadah bagi generasi muda—termasuk mereka yang memiliki keterbatasan—untuk mengekspresikan diri dan merayakan kekayaan budaya bangsa.
SLB-B Dharma Wanita: Sekolah yang Menumbuhkan Kepercayaan Diri
Hanum adalah siswi SLB-B Dharma Wanita Sidoarjo, sekolah luar biasa swasta yang beralamat di Jalan Pahlawan, Sidokumpul, Sidoarjo.
Sekolah ini memiliki rekam jejak panjang dalam mendidik anak-anak berkebutuhan khusus, khususnya tunarungu (kategori B).
Sejak awal berdirinya, SLB ini menaungi anak tunanetra (kategori A), dan pada tahun 1994 menambah kategori penerimaan siswa untuk anak tunagrahita (kategori C).
Visi SLB-B Dharma Wanita adalah mewujudkan siswa yang beriman, bertakwa, terampil, dan mandiri sehingga berperan serta dalam kehidupan bermasyarakat.
Berbagai prestasi telah ditorehkan oleh para siswanya, termasuk di bidang seni tari dan fashion. Kehadiran Hanum di panggung WWI Jatim menjadi bukti bahwa keterbatasan pendengaran tidak menghalangi seorang anak untuk berkarya dan berprestasi di dunia mode.
Wajah Wastra Indonesia: Menjaga Warisan, Merangkul Inklusi
Wajah Wastra Indonesia (WWI) merupakan ajang yang memberikan ruang bagi para peserta untuk memperkenalkan keindahan busana berbasis wastra sekaligus menampilkan karakter dan kreativitas masing-masing finalis. Ajang ini bukan hanya tentang kecantikan fisik, tetapi juga tentang pemahaman budaya, kepribadian, dan kemampuan berkomunikasi.
Kehadiran Hanum dalam ajang ini menjadi cermin bahwa WWI adalah panggung yang inklusif. Ia tidak hanya mewakili Sidoarjo, tetapi juga mewakili anak-anak berkebutuhan khusus yang memiliki mimpi dan kemampuan untuk bersinar.
Dengan busana Casual Trendy yang dikenakannya, Hanum menunjukkan bahwa wastra dapat dikemas secara modern, kasual, dan tetap anggun—sebuah pesan bahwa budaya bangsa dapat hidup dan berkembang di tangan generasi muda dari berbagai latar belakang.
#HanumWWI #PRJSurabaya2026 #WajahWastraIndonesia #SLBDharmaWanita #FashionInklusif
Tags: Anak Berprestasi, Difabel, Disabilitas, Ekonomi Kreatif, Imabel
Langkah Hanum di Catwalk PRJ 2026: Ketika Tunarungu Bukan Halangan untuk Bersinar di Dunia Mode
Imabel.net — Di sela gelaran “Kongkow Faedah” yang berlangsung di Eyala Cafe Kenjeran, Selasa (2/6/2026), tujuh anak istimewa menerima selempang... selengkapnya
Imabel.net — Di usia yang baru menginjak 16 tahun, Keisya Aizatul Azzira telah membuktikan bahwa keterbatasan pendengaran bukanlah penghalang untuk bermimpi... selengkapnya
Imabel.net — Di balik sejuknya AC Kroesel House of Coffee Surabaya, Selasa (25/8/2026), ada kehangatan yang justru terasa lebih kuat.... selengkapnya
Imabel.net — Balai Budaya Surabaya berdenyut berbeda pada Rabu malam, 2 September 2026. Bukan sekadar gedung kesenian di Jalan Gubernur... selengkapnya
Imabel.net — Di balik kesibukan lalu lalang antar pesanan, Bu Yani, seorang driver ojek online perempuan, menyimpan keahlian lain yang... selengkapnya
IMABEL.net— Atrium Tunjungan Plaza 3 bukan sekadar pusat perbelanjaan pada Kamis (1/10/2026) sore. Di Daily Stage yang berdiri di tengah... selengkapnya
Imabel.net — Di balik gemerlap panggung dan riuhnya sorak penonton, ada seorang gadis belia yang diam-diam menyimpan cinta besar pada... selengkapnya
Imabel.net — Sebuah kebanggaan menyelimuti keluarga besar UMKM Foli-AH Ecoprint by Aisyah Khumairoh. Brand fesyen ramah lingkungan asal Pamekasan ini... selengkapnya
IMABEL.net — Ada yang berbeda dari suasana Ruang Kelas 102, Departemen Manajemen Bisnis, Kampus ITS Sukolilo Surabaya, pada Senin hingga... selengkapnya
Imabel.net — Abidah, sapaan akrab Abidah Nur Zahro Aulia Umama, bukanlah remaja biasa. Di usianya yang baru menginjak 15 tahun,... selengkapnya


Saat ini belum tersedia komentar.