Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Imma
● online
Imma
● online
Halo, perkenalkan saya Imma
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu tutup
  • Imabel ❯ Inklusif, Mandiri dan Kredibel!
  • Ojol Mandiri ❯ Berdaya, bersinergi, perkasa!
  • Difabel Kredibel❯ Aku bisa, kamu bisa, kita bisa!
Beranda » Blog » Menaker Yassierli Tegaskan Penyandang Disabilitas Berhak atas Pekerjaan Layak, Bukan Sekadar Rasa Iba

Menaker Yassierli Tegaskan Penyandang Disabilitas Berhak atas Pekerjaan Layak, Bukan Sekadar Rasa Iba

Diposting pada 6 August 2026 oleh admin / Dilihat: 21 kali / Kategori: , , ,
Menaker Yassierli Tegaskan Penyandang Disabilitas Berhak atas Pekerjaan Layak, Bukan Sekadar Rasa Iba

Menaker Yassierli Tegaskan Penyandang Disabilitas Berhak atas Pekerjaan Layak, Bukan Sekadar Rasa Iba

Imabel.net — Ada satu kesalahan besar yang selama ini melekat dalam pandangan masyarakat terhadap penyandang disabilitas: bahwa mereka butuh dikasihani.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meluruskan hal itu dengan tegas. Baginya, penyandang disabilitas bukanlah objek belas kasihan, melainkan subjek yang memiliki hak yang sama untuk bekerja, berkembang, dan berkarier. “Kesetaraan akses adalah hak setiap warga negara,” ujarnya.

Pernyataan ini bukan sekadar retorika. Ini adalah panggilan untuk mengubah paradigma. Menurut Yassierli, inklusi di dunia kerja harus diwujudkan melalui akses yang adil, bukan sekadar kepedulian sesaat.

Perusahaan-perusahaan di Indonesia diajak untuk melihat kompetensi, bukan keterbatasan fisik, sebagai tolok ukur utama dalam merekrut tenaga kerja.

Bukan Iba, Tapi Profesionalisme

Yassierli menekankan bahwa perekrutan tenaga kerja disabilitas harus didasarkan pada profesionalisme, bukan rasa iba. Hal ini penting untuk memastikan bahwa mereka ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan kemampuan dan potensinya, bukan sekadar sebagai simbol kepedulian.

Dengan pendekatan ini, penyandang disabilitas dapat memberikan kontribusi nyata bagi perusahaan dan merasa dihargai sebagai bagian dari tim.

Program Pemerintah untuk Mewujudkan Inklusi

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang inklusif. Berbagai kebijakan dan kolaborasi dengan dunia usaha telah diluncurkan untuk memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.

Program pelatihan dan pendampingan juga disediakan untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing mereka di pasar kerja.

Harapan untuk Dunia Kerja yang Lebih Setara

Dengan adanya komitmen ini, diharapkan semakin banyak perusahaan yang membuka pintu bagi tenaga kerja disabilitas. Ini bukan hanya soal pemenuhan hak, tetapi juga tentang membangun masyarakat yang lebih inklusif dan menghargai keberagaman.

Penyandang disabilitas memiliki potensi yang sama untuk berkontribusi dan meraih kesuksesan, selama mereka diberi kesempatan yang setara.

#KesempatanSetara #DisabilitasBerkarya #MenakerYassierli #InklusiTanpaIba #KemnakerInklusif

Tags: , , , , ,

Bagikan ke

Menaker Yassierli Tegaskan Penyandang Disabilitas Berhak atas Pekerjaan Layak, Bukan Sekadar Rasa Iba

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Menaker Yassierli Tegaskan Penyandang Disabilitas Berhak atas Pekerjaan Layak, Bukan Sekadar Rasa Iba

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: