Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Imma
● online
Imma
● online
Halo, perkenalkan saya Imma
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu tutup
  • Imabel ❯ Inklusif, Mandiri dan Kredibel!
  • Ojol Mandiri ❯ Berdaya, bersinergi, perkasa!
  • Difabel Kredibel❯ Aku bisa, kamu bisa, kita bisa!
Beranda » Blog » Nicholas Orrick Adrian Handono, Pemain Drum Autis dari RAP Surabaya yang Memukau di Bakti Sosial PT SMI

Nicholas Orrick Adrian Handono, Pemain Drum Autis dari RAP Surabaya yang Memukau di Bakti Sosial PT SMI

Diposting pada 24 September 2026 oleh admin / Dilihat: 5 kali / Kategori: , ,
Nicholas Orrick Adrian Handono Salah Satu Bestie Imabel Bersama Antiek Sugiharti Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya

Nicholas Orrick Adrian Handono Salah Satu Bestie Imabel Bersama Antiek Sugiharti Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya

IMABEL.net — Panggung di Rumah Anak Prestasi (RAP) Nginden, Surabaya, menjadi saksi penampilan istimewa pada Rabu (16/9/2026).

Di hadapan para tamu undangan, termasuk Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, seorang remaja 16 tahun bernama Nicholas Orrick Adrian Handono atau akrab disapa Nicho, duduk di balik drum set. Dengan fokus yang tajam, ia memukul stik demi stik, mengiringi dua lagu yang membahana: “Tak Bisa ke Lain Hati” dari KLa Project dan “Making Love Out of Nothing at All” dari Air Supply.

Nicho adalah siswa SMPN 22 Surabaya, seorang penyandang autis yang telah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya. Dalam acara Bakti Sosial PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) 2026 itu, ia tampil sebagai bagian dari RAPres Band, grup musik yang beranggotakan anak-anak berkebutuhan khusus dari RAP. Kehadiran Nicho tidak hanya menghibur, tetapi juga menggetarkan hati para tamu undangan yang hadir.

RAP: Rumah bagi Anak Istimewa

Rumah Anak Prestasi (RAP) adalah program unggulan Pemerintah Kota Surabaya yang digagas oleh Wali Kota Eri Cahyadi. RAP hadir sebagai wadah terapi, pengembangan bakat, dan rumah tumbuh kembang bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kota Pahlawan. Saat ini, RAP memiliki empat lokasi: Nginden Semolo, Sonokwijenan, Kedung Cowek, dan Dukuh Menanggal.

Di RAP, anak-anak berkebutuhan khusus dapat mengakses berbagai layanan secara gratis, mulai dari terapi wicara, fisioterapi, hingga pelatihan seni dan keterampilan seperti melukis, membatik, musik, modeling, dan fotografi.

Karya-karya mereka bahkan telah diminati pasar, seperti batik lukis dan abstrak yang dipasarkan secara online.

D’TEAM Band dan Tantangan Berlatih

Selain bergabung di RAPres Band, Nicho juga merupakan anggota D’TEAM Band, grup musik dengan personel yang hampir sama. Jika RAPres Band mengisi acara yang berhubungan dengan Dinas Sosial Surabaya, D’TEAM Band dibentuk untuk mengisi undangan dari masyarakat secara umum.

Latihan rutin dilakukan di RAP Nginden Surabaya, tempat para personel berlatih banyak lagu untuk meningkatkan keterampilan masing-masing.

Namun, latihan tidak selalu mudah. Setiap personel memiliki disabilitas yang berbeda—ada yang tuna netra, autis, dan slow learner. Tantangan terbesar muncul ketika mempelajari lagu baru.

“Kalau yang autis lupa lagunya, bisa marah-marah sendiri,” ujar Imelda ibunda Nicho.

Meski demikian, Nicho dikenal lebih cepat memahami materi. Lagu-lagu lama yang pernah ia tampilkan pun masih tersimpan baik dalam ingatannya.

Apresiasi yang Menggetarkan

Penampilan RAPres Band hari itu mendapat sambutan hangat. Para tamu undangan, termasuk pimpinan PT SMI, bertepuk tangan antusias mengapresiasi setiap lagu yang dibawakan.

Sebagai bentuk penghargaan, salah satu pimpinan SMI menyerahkan sepasang stik drum kepada Nicho, sebuah hadiah sederhana namun sarat makna, agar ia semakin semangat berlatih.

Nicholas Orrick Adrian Handono Memperoleh Sepasang Stik Drum sebagai Apresiasi dari PT SMI

Nicholas Orrick Adrian Handono Memperoleh Sepasang Stik Drum sebagai Apresiasi dari PT SMI

Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, yang hadir dalam acara tersebut, menyaksikan langsung bagaimana RAP telah menjadi ruang yang tepat bagi anak-anak istimewa untuk tumbuh dan berprestasi.

IMABEL dan Semangat Inklusivitas

Kisah Nicho sejalan dengan semangat yang diusung IMABEL (Inklusif Mandiri dan Kredibel), sebuah platform yang bergerak dalam pemberdayaan penyandang disabilitas dan pemuda inklusif.

IMABEL percaya bahwa setiap individu memiliki potensi unik yang dapat dikembangkan melalui pendampingan, pelatihan, dan kolaborasi lintas sektor.

Bagi Nicho, panggung itu bukan sekadar tempat tampil. Ia adalah bukti bahwa ketika diberi kesempatan, ruang, dan dukungan, anak-anak berkebutuhan khusus mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Stik drum yang ia pegang adalah alat untuk bercerita—tentang keberanian, ketekunan, dan mimpi yang tak pernah padam.

#NicholasOrrick #RAPresBand #RumahAnakPrestasi #AnakAutisBerprestasi #IMABEL

Tags: ,

Bagikan ke

Nicholas Orrick Adrian Handono, Pemain Drum Autis dari RAP Surabaya yang Memukau di Bakti Sosial PT SMI

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Nicholas Orrick Adrian Handono, Pemain Drum Autis dari RAP Surabaya yang Memukau di Bakti Sosial PT SMI

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: