Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Imma
● online
Imma
● online
Halo, perkenalkan saya Imma
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu tutup
  • Imabel ❯ Inklusif, Mandiri dan Kredibel!
  • Ojol Mandiri ❯ Berdaya, bersinergi, perkasa!
  • Difabel Kredibel❯ Aku bisa, kamu bisa, kita bisa!
Beranda » Blog » Sekolah Rakyat: Jalan Keluar dari Jerat Kemiskinan, Gerbang Menuju Generasi Emas 2045

Sekolah Rakyat: Jalan Keluar dari Jerat Kemiskinan, Gerbang Menuju Generasi Emas 2045

Diposting pada 27 June 2026 oleh admin / Dilihat: 25 kali / Kategori: , , , ,
Presiden RI Prabowo Subianto Bertemu dengan Para Siswa-siswi Sekolah Rakyat

Presiden RI Prabowo Subianto Bertemu dengan Para Siswa-siswi Sekolah Rakyat

IMABEL.net — Di tengah hiruk-pikuk janji politik dan program pembangunan yang silih berganti, muncullah sebuah inisiatif yang terasa berbeda. Bukan sekadar seremonial atau janji manis di atas kertas, Sekolah Rakyat hadir sebagai sebuah jawaban konkret atas pertanyaan yang selama ini menggelayut: bagaimana caranya memutus mata rantai kemiskinan yang seolah tak berkesudahan?

“Pendidikan adalah Kunci,” Presiden Prabowo Subianto mengulanginya berkali-kali dalam setiap kunjungan kerjanya. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan adalah investasi jangka panjang yang harus dimulai sekarang.

Bukan sekadar agenda di kelas, melainkan sebuah fondasi untuk menghasilkan generasi yang mampu memimpin Indonesia menuju kemakmuran yang merata.

Program Sekolah Rakyat inilah yang kemudian menjadi salah satu program prioritas nasional untuk mewujudkan visi tersebut.

Bayangkan sebuah sekolah yang tidak hanya menggratiskan biaya pendidikan, tetapi juga menyediakan seragam, sepatu, buku, hingga makanan sehari-hari. Itulah Sekolah Rakyat. Lebih dari itu, sekolah ini menerapkan sistem asrama (boarding school).

Para siswa tidak hanya mendapat pelajaran akademik di kelas, tetapi juga pembinaan karakter di asrama, didampingi oleh wali asuh dan wali asrama. Tujuannya jelas: melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh, berdisiplin, dan berkarakter.

Siapa yang Bisa Masuk Sekolah Rakyat?

Program ini secara khusus menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu. Syarat utamanya adalah calon siswa harus masuk dalam kategori Desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang berarti mereka adalah 10-20% keluarga termiskin di Indonesia.

Tidak ada tes akademik dalam proses seleksinya. Proses penerimaan dilakukan melalui penjangkauan langsung oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di tingkat kelurahan, menyasar anak-anak yang tidak sekolah, putus sekolah, atau berpotensi putus sekolah.

Orang tua atau wali juga wajib menandatangani surat pernyataan bahwa anak akan menyelesaikan pendidikan hingga tuntas.

Target pemerintah pada tahun ajaran 2026, jumlah peserta didik akan meningkat menjadi lebih dari 32 ribu siswa di berbagai daerah.

Momentum di Surabaya: Sekolah Rakyat Siap Beroperasi Juli 2026

Kabar baik datang dari Surabaya. Gedung permanen Sekolah Rakyat yang terletak di Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, dipastikan akan mulai beroperasi pada Juli 2026 mendatang.

IMABEL: Ini adalah Jalan Keluar dari Kemiskinan

Cak Lutfi, founder platform Inklusif, Mandiri dan Kredibel (IMABEL) sekaligus pembina Difabel Kredibel, menyambut antusias program ini. Baginya, Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan, melainkan sebuah terobosan untuk memutus rantai kemiskinan yang selama ini terasa seperti warisan turun-temurun.

“Jalan keluar dari kemiskinan adalah melalui pendidikan. Kemiskinan selama ini seperti turun-temurun karena orang tua sudah miskin, anak lebih miskin lagi karena orang tua tidak mampu menyekolahkan. Dengan adanya Sekolah Rakyat ini setiap Warga Negara Indonesia memiliki kesempatan dan peluang yang sama untuk mengakses pendidikan, sehingga berpeluang untuk lepas dari jerat kemiskinan,” ujar Cak Lutfi.

Melalui platform IMABEL, Cak Lutfi dan komunitasnya terus berupaya memberdayakan kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas dan pengemudi ojol, dengan semangat inklusivitas.

Kehadiran Sekolah Rakyat, menurutnya, adalah bukti nyata bahwa negara hadir untuk memberikan kesempatan yang setara bagi semua anak bangsa.

Dari Sekolah Rakyat Menuju Generasi Emas

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa Sekolah Rakyat adalah gagasan Presiden Prabowo yang dikhususkan bagi keluarga paling tidak mampu. “Boleh orang tuanya belum berhasil, tetapi anak-anaknya harus memperoleh pendidikan yang baik agar menjadi Generasi Emas Indonesia 2045,” ujarnya.

Dengan lebih dari 100 titik yang telah beroperasi di seluruh Indonesia dan target 500 sekolah pada tahun 2029, Sekolah Rakyat bukanlah proyek percontohan semata. Ini adalah gerakan besar untuk mengubah masa depan bangsa, dimulai dari anak-anak yang selama ini berada di pinggiran. Ini adalah jawaban atas pertanyaan tentang keadilan sosial, tentang mimpi yang layak digapai oleh setiap anak negeri.

#SekolahRakyatPrabowo #GenerasiEmas2045 #PendidikanGratis #PutusRantaiKemiskinan #IndonesiaInklusif

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,

Bagikan ke

Sekolah Rakyat: Jalan Keluar dari Jerat Kemiskinan, Gerbang Menuju Generasi Emas 2045

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Sekolah Rakyat: Jalan Keluar dari Jerat Kemiskinan, Gerbang Menuju Generasi Emas 2045

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: