Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Imma
● online
Imma
● online
Halo, perkenalkan saya Imma
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu tutup
  • Imabel ❯ Inklusif, Mandiri dan Kredibel!
  • Ojol Mandiri ❯ Berdaya, bersinergi, perkasa!
  • Difabel Kredibel❯ Aku bisa, kamu bisa, kita bisa!
Beranda » Blog » Di Tengah Pelatihan di Gunung Anyar, Ning Lia Apresiasi Rizky Gusti Preyambodo: “Anak Istimewa Ini Harus Terus Berkarya!”

Di Tengah Pelatihan di Gunung Anyar, Ning Lia Apresiasi Rizky Gusti Preyambodo: “Anak Istimewa Ini Harus Terus Berkarya!”

Diposting pada 6 August 2026 oleh admin / Dilihat: 21 kali / Kategori: , ,

Imabel.net — Suasana pelatihan di Kantor Kecamatan Gunung Anyar, Surabaya, Rabu (5/8/2026) mendadak terasa lebih hangat.

Di sela-sela acara yang diikuti oleh masyarakat dari berbagai latar belakang, Dr. Lia Istifhama, S.Sos., S.H.I., S.Sos.I., M.E.I., atau yang akrab disapa Ning Lia, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI perwakilan Jawa Timur, menyempatkan diri mendekati salah satu peserta yang paling istimewa: Rizky Gusti Preyambodo.

Dengan penuh perhatian, Ning Lia berdiri di samping Rizky, seorang anak berkebutuhan khusus dengan Autisme dan Cerebral Palsy, yang turut hadir dalam pelatihan tersebut.

Rizky yang didampingi oleh ibunda tercinta, Atik, tampak bersemangat saat Ning Lia menyapanya dengan hangat.

Momen sederhana itu menjadi simbol kuat bahwa pemimpin yang peduli tidak hanya hadir di ruang-ruang resmi, tetapi juga di tengah masyarakat kecil yang membutuhkan perhatian.

Rizky: Seniman Istimewa dengan Segudang Talenta

Rizky bukanlah peserta biasa. Di balik keterbatasan fisiknya, ia menyimpan bakat luar biasa di bidang seni. Ia adalah seorang pelukis, pembatik, model, dan penari.

Karya-karyanya telah dipamerkan di berbagai tempat, mulai dari hotel berbintang hingga pameran seni di Surabaya.

Namun, seperti banyak penyandang disabilitas lainnya, ia masih menghadapi tantangan dalam memperkenalkan dan memasarkan karyanya secara lebih luas.

Rizky adalah siswa dari Rumah Anak Prestasi (RAP) Surabaya, anggota komunitas Difabel Kredibel, serta platform IMABEL (Inklusif, Mandiri, dan Kredibel), yang menjadi rumah bagi para difabel untuk terus berkarya dan berdaya. Kehadirannya dalam pelatihan ini menunjukkan semangatnya yang tak pernah padam untuk terus belajar dan berkembang.

Ning Lia: Tokoh yang Konsisten pada Isu Inklusi

Ning Lia bukanlah sosok yang asing dalam dunia politik dan pemberdayaan masyarakat. Sebagai anggota DPD RI dan anggota Komite I yang membidangi Hukum, HAM, dan Agama, ia dikenal vokal memperjuangkan hak-hak perempuan, anak, dan kelompok marginal.

Latar belakang pendidikannya yang luas—Sarjana Sosial, Sarjana Hukum Islam, hingga Magister Ekonomi Islam—memberinya perspektif multidisiplin dalam melihat persoalan bangsa.

Lebih dari itu, Ning Lia adalah pendiri dan pembina berbagai komunitas pemberdayaan, termasuk program peningkatan kapasitas UMKM dan pendidikan inklusif.

Sepanjang kariernya, ia konsisten mendorong kebijakan yang berpihak pada kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas.

Kehadirannya di pelatihan itu bukan sekadar seremoni, tetapi bukti nyata bahwa ia hadir untuk mendengar dan merangkul.

“Inklusi Bukan Sekadar Jargon”

Dalam perbincangannya dengan Rizky dan ibunya, Ning Lia mendengarkan dengan saksama cerita dan harapan mereka. Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas semangat Rizky yang tak pernah padam. “Saya sangat terkesan dengan semangat Rizky. Di balik keterbatasannya, ia memiliki talenta luar biasa yang patut diapresiasi. Ini adalah bukti bahwa inklusi bukan sekadar jargon, tetapi harus diimplementasikan dalam bentuk nyata. Negara dan masyarakat harus hadir untuk memberikan ruang yang setara bagi anak-anak istimewa seperti Rizky,” ujar Ning Lia dengan penuh haru.

Ia juga menekankan bahwa ekosistem inklusif tidak bisa dibangun sendirian.

Perlu kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat luas agar anak-anak seperti Rizky bisa terus mengembangkan potensi dan berkontribusi bagi bangsa.

Atik, Sang Ibu: “Saya Ingin Anak Saya Terus Berkarya”

Atik, ibunda Rizky, tak dapat menyembunyikan rasa haru dan syukurnya. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan bahwa perhatian Ning Lia menjadi motivasi besar bagi mereka. “Saya ingin karya anak saya dikenal banyak orang dan bisa bermanfaat. Saya tidak ingin anak saya berhenti berkarya,” ujarnya penuh semangat.

Baginya, setiap perhatian dari pemimpin seperti Ning Lia adalah pengakuan bahwa anaknya berharga dan setara dengan anak-anak lainnya.

Inspirasi untuk Semua

Kisah Rizky dan perhatian Ning Lia mengirimkan pesan kuat bahwa perbedaan bukanlah hambatan untuk berkarya dan berprestasi.

Dengan dukungan dari para pemimpin yang peduli inklusi, anak-anak istimewa seperti Rizky memiliki harapan untuk masa depan yang lebih cerah dan setara. Pelatihan di Gunung Anyar mungkin hanya satu hari, tetapi semangat yang ditanamkan Ning Lia kepada Rizky akan terus hidup dan menginspirasi banyak orang.

#NingLiaRangkulDifabel
#RizkyGustiPreyambodo
#InklusiTanpaBatas
#RumahAnakPrestasi
#SurabayaRamahInklusi

Tags: , , ,

Bagikan ke

Di Tengah Pelatihan di Gunung Anyar, Ning Lia Apresiasi Rizky Gusti Preyambodo: “Anak Istimewa Ini Harus Terus Berkarya!”

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.

Di Tengah Pelatihan di Gunung Anyar, Ning Lia Apresiasi Rizky Gusti Preyambodo: “Anak Istimewa Ini Harus Terus Berkarya!”

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: