● online
- Imabel ❯ Inklusif, Mandiri dan Kredibel!
- Ojol Mandiri ❯ Berdaya, bersinergi, perkasa!
- Difabel Kredibel❯ Aku bisa, kamu bisa, kita bisa!
Nicholas Orrick Adrian Handono (Nicho) dan RAPres Band Tampil Memukau di Balai Pemuda Surabaya: Band Istimewa Meriahkan Hari Anak Nasional

Nicholas Orrick Adrian Handono (Nicho) dan RAPres Band Tampil Memukau di Balai Pemuda Surabaya: Band Istimewa Meriahkan Hari Anak Nasional
Imabel.net — Kemeriahan peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di Surabaya semakin lengkap dengan penampilan spesial dari RAPres Band, grup musik yang digawangi oleh anak-anak istimewa binaan Rumah Anak Prestasi (RAP) Surabaya.
Pada Rabu (29/7/2026), alun-alun Balai Pemuda dipenuhi alunan musik dan semangat inklusi saat para personel band yang terdiri dari anak-anak dengan berbagai kondisi disabilitas tampil memukau di hadapan ribuan penonton, termasuk Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi yang hadir dalam acara puncak Hari Anak Nasional.
Salah satu personel yang mencuri perhatian adalah Nicholas Orrick Adrian Handono, siswa SMPN 22 Surabaya berusia 16 tahun dengan kondisi autis. Dengan penuh percaya diri, Nicho—sapaan akrabnya—memukul drum mengiringi lagu “Aku Pasti Bisa” dari Citra Scholastika.
Penampilannya yang energik dan tepat menjadi bukti bahwa anak-anak dengan kebutuhan khusus memiliki potensi luar biasa jika diberi ruang dan kesempatan.
RAPres Band: Bukti Nyata Inklusi Melalui Musik
RAPres Band adalah salah satu program unggulan dari Rumah Anak Prestasi (RAP) Surabaya, sebuah lembaga binaan Dinas Sosial Kota Surabaya yang memberikan wadah gratis bagi anak-anak disabilitas untuk mengembangkan bakat dan keterampilan.
Di RAP Nginden, Nicho beserta para personel band berlatih secara rutin untuk mengasah kemampuan bermusik dan menyelaraskan permainan antar instrumen.
Latihan yang dilakukan berulang-ulang ini menjadi tantangan tersendiri karena setiap personel memiliki kondisi disabilitas yang berbeda—ada yang tuna netra, autis, dan slow learner.
“Nicho lebih cepat mengerti saat belajar lagu baru. Bahkan lagu-lagu lama yang pernah ditampilkan, Nicho masih bisa mengingatnya dengan baik. Tantangannya, kadang teman-teman yang autis bisa marah-marah jika lupa lagunya, tapi kami selalu saling mendukung,” ujar Imelda yang merupakan Ibunda dari Nicho yang menyaksikan penampilan RAPres Band hari itu.
Selain tampil di acara resmi Dinas Sosial, para personel RAPres Band juga aktif di grup musik bernama D’TEAM Band yang anggotanya hampir sama. D’TEAM Band dibentuk untuk mengisi berbagai acara undangan bebas, memberikan kesempatan bagi anak-anak istimewa untuk terus berkarya dan menunjukkan eksistensi mereka di tengah masyarakat.
Hari Anak Nasional: Momen Penguatan Inklusi
Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Surabaya menjadi momentum penting untuk menguatkan komitmen perlindungan dan pemberdayaan anak, terutama anak-anak dengan kebutuhan khusus.
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi yang hadir dalam acara tersebut menyatakan bahwa Surabaya tinggal selangkah lagi meraih predikat Kota Layak Anak Paripurna.
Kehadiran RAPres Band di panggung utama menjadi simbol bahwa inklusi bukan sekadar wacana, tetapi telah diwujudkan dalam aksi nyata.
Ekonomi Kreatif dan RINDEKRAF: Ruang bagi Masyarakat Inklusi
Penampilan RAPres Band juga sejalan dengan semangat Rencana Induk Ekonomi Kreatif (RINDEKRAF) 2026–2045 yang secara khusus merangkul masyarakat inklusi.
Dalam kebijakan ini, pelaku ekonomi kreatif dari berbagai latar belakang—termasuk penyandang disabilitas—mendapatkan kesempatan yang setara untuk berkarya dan berkembang.
Penampilan Nicho dan RAPres Band adalah bukti nyata bahwa anak-anak istimewa memiliki bakat luar biasa yang dapat menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif nasional.
Dengan semangat “No One Left Behind”, RINDEKRAF membuka pintu lebar bagi generasi muda inklusif untuk terus berkarya, menciptakan lapangan kerja, dan menginspirasi masyarakat luas.
Nicho dan teman-temannya adalah bukti bahwa musik dan seni adalah bahasa universal yang mampu menyatukan perbedaan.
#RAPresBand #HariAnakNasional #SurabayaInklusif #RumahAnakPrestasi #EkonomiKreatifInklusi
Tags: Anak Berprestasi, Ekonomi Kreatif, Imabel, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian PPPA RI
Nicholas Orrick Adrian Handono (Nicho) dan RAPres Band Tampil Memukau di Balai Pemuda Surabaya: Band Istimewa Meriahkan Hari Anak Nasional
IMABEL.net — Di tengah hiruk-pikuk janji politik dan program pembangunan yang silih berganti, muncullah sebuah inisiatif yang terasa berbeda. Bukan... selengkapnya
Imabel.net — Sebuah kabar menggembirakan datang dari Korps Bhayangkara menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan... selengkapnya
Imabel.net — Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, bersama Konsul Jenderal Jepang di Surabaya menghadiri sekaligus menyerahkan... selengkapnya
Imabel.net — Ribuan anak dari berbagai penjuru Nusantara berkumpul di Jakarta untuk menyuarakan mimpi dan harapan mereka dalam Festival Kisah... selengkapnya
IMABEL.net — Pemerintah resmi menetapkan Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2026 tentang Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026–2045 pada 2... selengkapnya
Imabel.net – Di balik keterbatasan fisik yang dialaminya, Ahmad Farhan Winarto (20) membuktikan bahwa disabilitas bukanlah penghalang untuk berkarya dan... selengkapnya
Imabel.net — Suasana aula di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Sabtu (18/7/2026) pagi itu terasa istimewa. Di tengah... selengkapnya
Imabel.net — Panggung cat walk di Ciputra World Surabaya pada Minggu, 30 Agustus 2026 menyimpan sebuah kisah yang menginspirasi. Di... selengkapnya
Imabel.net — Abidah, sapaan akrab Abidah Nur Zahro Aulia Umama, bukanlah remaja biasa. Di usianya yang baru menginjak 15 tahun,... selengkapnya
Imabel.net — Suasana berbeda terasa di Ruang Auditorium Lantai 6 RS Mitra Keluarga Kenjeran pada Sabtu (4/7/2026) pagi. Puluhan perempuan... selengkapnya


Saat ini belum tersedia komentar.