● online
- Imabel ❯ Inklusif, Mandiri dan Kredibel!
- Ojol Mandiri ❯ Berdaya, bersinergi, perkasa!
- Difabel Kredibel❯ Aku bisa, kamu bisa, kita bisa!
Lima Siswa RAP dan POTADS Beri Medali di Green Force Run 2026, Keisya Tunjukkan Surabaya Ramah Inklusi

Keisya Aizatul Azzira Duta Difabel Kredibel Terlibat Aktif dalam Event Green Force Run 2026
Imabel.net — Momen haru dan membanggakan terjadi di ajang Surabaya Green Force Run 2026 yang digelar di kawasan Monumen Tugu Pahlawan, Surabaya, pada Minggu (28/6/2026).
Sebanyak lima siswa Rumah Anak Prestasi (RAP) bersama teman-teman dari POTADS (Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome) dipercaya menjadi pembawa dan pengalung medali bagi para peserta maraton yang berhasil mencapai garis finis.
Salah satu di antaranya adalah Keisya Aizatul Azzira, seorang remaja tuli berbakat yang juga merupakan salah satu dari tujuh Duta Difabel Kredibel.
Yayuk Prayugi, ibunda Keisya, menceritakan bahwa Keisya dan teman-temannya dengan antusias menyambut kesempatan berharga ini. “Sering sekali Keisya dapat tawaran dari guru-guru atau pelatih di RAP untuk mengikuti acara ramah inklusif. Alhamdulillah, hari Minggu tanggal 28 Juni 2026, Keisya mendapat kesempatan luar biasa menjadi bagian dari acara di Tugu Pahlawan dalam Surabaya Green Force Run 2026. Ia bersama empat siswa RAP lainnya dan teman-teman dari POTADS bertugas mengalungkan medali bagi para peserta maraton. Ini adalah momen yang sangat membanggakan bagi kami sekeluarga,” ujar Yayuk penuh haru.
Profil Keisya: Pelukis dan Pendongeng Tuli Berprestasi
Keisya Aizatul Azzira adalah remaja penyandang tuli berusia 16 tahun yang duduk di bangku SLB-B Negeri Karya Mulia, Surabaya. Sejak kecil, ia telah menunjukkan bakat luar biasa di bidang seni, terutama menggambar dan mendongeng menggunakan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo). Prestasinya telah diakui di tingkat kota, provinsi, hingga nasional. Ia pernah meraih Juara 1 Lomba Menggambar Piala Walikota Surabaya, serta tampil mendongeng di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, atas undangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Bersama dengan enam anak istimewa lainnya, Keisya dinobatkan sebagai Duta Difabel Kredibel pada 2 Juni 2026. Penobatan ini menjadi pengakuan atas perjuangan dan prestasinya sebagai penyandang disabilitas yang terus berkarya dan menginspirasi.
RAP: Rumah Kedua bagi Anak Disabilitas
Di balik prestasi Keisya, ada peran besar Rumah Anak Prestasi (RAP). RAP merupakan program unggulan Pemerintah Kota Surabaya yang dikelola Dinas Sosial, memberikan wadah gratis bagi anak-anak disabilitas untuk mengembangkan bakat dan keterampilan. Fasilitas yang tersedia di RAP sangat lengkap, mulai dari ruang terapi wicara, fisioterapi, hingga kelas membatik, melukis, modeling, fotografi, dan public speaking.
RAP telah menjadi rumah kedua bagi Keisya dan ratusan anak istimewa lainnya untuk belajar, berkarya, dan membangun rasa percaya diri.
POTADS: Warga bagi Orang Tua Anak Down Syndrome
Selain RAP, Keisya juga akrab dengan teman-teman dari POTADS (Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome). Organisasi ini merupakan wadah bagi orang tua dan keluarga anak dengan down syndrome di seluruh Indonesia untuk saling berbagi informasi, pengalaman, dan dukungan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup anak-anak istimewa.
Kolaborasi antara para siswa RAP dan POTADS dalam acara ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam menciptakan ruang inklusif bagi penyandang disabilitas.
Surabaya Green Force Run 2026
Surabaya Green Force Run 2026 merupakan ajang lari maraton tahunan yang diselenggarakan di Kota Surabaya dengan mengusung semangat kebersamaan, olahraga, dan cinta lingkungan. Acara ini tidak hanya diikuti oleh pelari profesional, tetapi juga masyarakat umum dan komunitas inklusif dari berbagai kalangan. Kehadiran Keisya, empat siswa RAP lainnya, dan teman-teman POTADS sebagai pembawa medali menjadi simbol kuat bahwa Surabaya adalah kota yang inklusif dan terbuka bagi semua.
Dengan momen ini, Keisya dan teman-temannya membuktikan bahwa anak-anak istimewa memiliki potensi luar biasa jika diberi kesempatan dan dukungan yang tepat. Mereka adalah bukti nyata bahwa Surabaya adalah kota yang ramah inklusi dan terus berkomitmen untuk memberikan ruang yang setara bagi setiap warganya.
#KeisyaAizatulAzzira #SurabayaGreenForceRun #RumahAnakPrestasi #POTADS #SurabayaRamahInklusi
Tags: Difabel, Difabel Kredibel, Disabilitas, Imabel, inovasi sosial komunitas, kegiatan komunitas inklusif, komunitas inklusif, kreativitas inklusif, Organisasi Inklusif, pemberdayaan disabilitas produktif
Lima Siswa RAP dan POTADS Beri Medali di Green Force Run 2026, Keisya Tunjukkan Surabaya Ramah Inklusi
IMABEL.net — Di balik gemerlap lampu Hotel Excotel, Jalan A. Yani No. 119, Wonocolo, Surabaya, pada Sabtu (24/10/2026), seorang gadis... selengkapnya
Imabel.net — Di tengah gemerlap panggung dan sorak sorai penonton, seorang gadis cilik bernama Wantofal Anugerah Cantik, atau yang akrab... selengkapnya
Imabel.net — Di balik gemerlap lampu panggung dan sorak sorai penonton, ada kisah tentang keberanian yang melampaui batas. Syabil Noor... selengkapnya
Imabel.net — Balai Pemuda Surabaya berubah menjadi lautan keceriaan pada Rabu (29/7/2026). Lebih dari 5.000 anak dari berbagai penjuru... selengkapnya
Kesurabaya.com – Kabar menggembirakan datang dari Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Sebuah program pertanian inklusif bagi penyandang disabilitas bernama PELITA (Pemberdayaan... selengkapnya
Imabel.net — Suasana pelatihan di Kantor Kecamatan Gunung Anyar, Surabaya, Rabu (5/8/2026) mendadak terasa lebih hangat. Di sela-sela acara yang... selengkapnya
Imabel.net — Ada satu kesalahan besar yang selama ini melekat dalam pandangan masyarakat terhadap penyandang disabilitas: bahwa mereka butuh dikasihani.... selengkapnya
IMABEL.net — Ada momen di mana panggung tidak lagi soal siapa yang terlihat, melainkan siapa yang terdengar. Di Atrium Maspion... selengkapnya
IMABEL.net — Pemerintah resmi menetapkan Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2026 tentang Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026–2045 pada 2... selengkapnya
IMABEL.net — Kamera-kamera itu tak mau beranjak. Di atas panggung Bursa Wirausaha Unggulan Jawa Timur, Menteri UMKM Maman Abdurrahman merangkul... selengkapnya


Saat ini belum tersedia komentar.