● online
- Imabel ❯ Inklusif, Mandiri dan Kredibel!
- Ojol Mandiri ❯ Berdaya, bersinergi, perkasa!
- Difabel Kredibel❯ Aku bisa, kamu bisa, kita bisa!
Talkshow di She Radio: FPPI Kota Surabaya Gaungkan Kampanye Kesehatan Mental “Ayahbunda, Anak Laki-lakimu Butuh Kamu”

FPPI Kota Surabaya Gaungkan Kampanye Kesehatan Mental “Ayahbunda, Anak Laki-lakimu Butuh Kamu
Imabel.net — Suasana hangat dan penuh makna terpancar dari studio She Radio Surabaya baru-baru ini. Meskipun Ketua FPPI Kota Surabaya, Ibu Nenny Gunarso, tengah menjalankan tugas di Jakarta, semangat pemberdayaan perempuan dan keluarga tetap bergema lewat suara para pengurus yang hadir mewakili organisasi.
Dalam program “Talkshow Teman She”, tiga perwakilan FPPI duduk bersama untuk membahas isu kesehatan mental yang selama ini masih dianggap tabu, terutama bagi anak laki-laki.
Ketiga perwakilan yang hadir adalah Belinda Andyana selaku Sekretaris, Nissa Ahmad sebagai Wakil Ketua Umum 1 Bidang Keorganisasian dan Kaderisasi, serta Didi Cahya yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum 6 Bidang Sosial Budaya dan Lingkungan Hidup.
Mereka bertiga dengan antusias memperkenalkan kampanye terbaru FPPI yang bertajuk “Ayahbunda, Anak Laki-lakimu Butuh Kamu” , sebuah gerakan untuk mengajak orang tua lebih peduli pada kondisi psikologis putra mereka.
Fokus pada Kesehatan Mental Calon Pria Dewasa
Dalam pemaparannya, Nissa Ahmad menjelaskan bahwa kampanye ini dimulai sejak Mei 2026 sebagai bagian dari peringatan Bulan Kesadaran Kesehatan Mental Global yang pertama kali dicetuskan sejak tahun 1949. Kampanye akan terus bergulir di bulan Juni 2026 dan ditargetkan mencapai puncaknya pada Oktober 2026, bertepatan dengan momentum global Hari Kesehatan Mental Sedunia. FPPI Kota Surabaya dalam kampanye ini memilih fokus pada kesehatan mental anak laki-laki sebagai calon pria dewasa dengan segala tanggung jawabnya.
“Kami di FPPI ingin menyoroti bahwa kesehatan mental anak laki-laki seringkali terabaikan. Mereka diajarkan untuk terlihat kuat, tidak boleh menangis, dan menyembunyikan perasaan. Padahal, mereka juga butuh perhatian dan ruang untuk bercerita. Maka dari itu, kami mengajak para ayah dan bunda: anak laki-lakimu butuh kamu,” ujar Belinda Andyana mewakili ketua FPPI Surabaya yang sedang bertugas di luar kota.
Sementara itu, Didi Cahya menambahkan bahwa FPPI tidak hanya berfokus pada isu kesehatan mental, tetapi juga berkomitmen menciptakan lingkungan sosial yang sehat dan berkelanjutan. “Kesehatan mental tidak bisa dipisahkan dari lingkungan tempat seseorang tumbuh. Kami di bidang sosial budaya terus mendorong terciptanya ruang-ruang aman bagi anak-anak untuk berekspresi tanpa takut dihakimi,” jelasnya.
Rangkaian Kegiatan FPPI yang Padat dan Berdampak
FPPI Kota Surabaya memiliki segudang program pemberdayaan perempuan dan keluarga. Beberapa di antaranya adalah Pelatihan Rajut untuk meningkatkan keterampilan ekonomi kreatif, Pelatihan “How to Be Heard” untuk melatih keberanian berbicara di depan umum, serta Pelatihan dan Pendampingan UMKM mikro yang bekerja sama dengan Rumah Berdaya Pamasa.
Program-program ini berjalan secara berkelanjutan sebagai wujud nyata komitmen FPPI dalam meningkatkan kapasitas dan produktivitas perempuan Indonesia.
FPPI juga aktif menggelar Mendhak – Dance for Healing, sebuah terapi menari untuk pemulihan emosional, serta Health Talk tentang Deteksi Dini Kanker yang menyasar para ibu dan keluarga. Tidak ketinggalan, mereka juga rutin mengadakan Digital Literasi (AKTIF) untuk membekali perempuan dan remaja dengan kecakapan digital di era modern.
Organisasi yang resmi berdiri pada 17 Agustus 2009 ini memiliki visi besar untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, adil, demokratis, sejahtera, dan berwawasan lingkungan dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, terutama hak-hak perempuan.
Dalam misinya, FPPI berkomitmen untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dengan prinsip anti-diskriminasi, anti-subordinasi, anti-marginalisasi, anti-pelabelan negatif, serta anti kekerasan dalam rumah tangga dan beban ganda.
Belinda Andyana berharap seluruh warga Surabaya dapat turut serta dalam gerakan ini. “Kesehatan mental adalah tanggung jawab kita bersama, dimulai dari keluarga. Mari kita dukung anak-anak kita, terutama anak laki-laki, untuk tumbuh menjadi pribadi yang sehat fisik dan mental. Karena mereka adalah calon pemimpin masa depan kita,” pungkasnya mewakili rombongan FPPI Kota Surabaya.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program dan kegiatan FPPI Kota Surabaya, masyarakat dapat menghubungi nomor WhatsApp +62 896 7754 3268, email fppikotasurabaya@gmail.com, atau mengunjungi alamat sekretariat di Rungkut Harapan J45 Surabaya.
Tags: inovasi sosial komunitas, kegiatan komunitas inklusif, komunitas inklusif, kreativitas inklusif, Organisasi Inklusif, Perempuan Berdaya, Perempuan Inspiratif
Talkshow di She Radio: FPPI Kota Surabaya Gaungkan Kampanye Kesehatan Mental “Ayahbunda, Anak Laki-lakimu Butuh Kamu”
Imabel.net — Sebanyak 15 organisasi penyandang disabilitas dan komunitas pengawal inklusi di Kota Surabaya resmi mendeklarasikan Koalisi Disabilitas Surabaya untuk... selengkapnya
Imabel.net — Dunia seni bagi Gilang Nugraha bukan sekadar ruang untuk menyalurkan kreativitas. Bagi pelajar SMKN 1 Surabaya jurusan Desain... selengkapnya
Imabel.net — Panggung cat walk di Ciputra World Surabaya pada Minggu, 30 Agustus 2026 menyimpan sebuah kisah yang menginspirasi. Di... selengkapnya
Imabel.net — Jumat (26/6/2026) menjadi hari bersejarah bagi Hery Purwadi. Pria yang selama ini akrab disapa dengan sapaan Cak Heri... selengkapnya
Imabel.net — Dunia modeling dan fashion show kini tidak hanya didominasi oleh teman-teman dengar. Wantofal Anugerah Cantik, seorang siswi SMPN... selengkapnya
Imabel.net – Di balik keterbatasan fisik yang dialaminya, Ahmad Farhan Winarto (20) membuktikan bahwa disabilitas bukanlah penghalang untuk berkarya dan... selengkapnya
Imabel.net — Ruang Ballroom Presisi Polresta Pontianak berubah menjadi galeri seni yang penuh makna pada Minggu (12/7/2026). Deretan kursi dan... selengkapnya
Imabel.net — Di sela gelaran “Kongkow Faedah” yang berlangsung di Eyala Cafe Kenjeran, Selasa (2/6/2026), tujuh anak istimewa menerima selempang... selengkapnya
Imabel.net — Kabar gembira datang bagi para pencari kerja, terutama bagi lulusan baru dan penyandang disabilitas. Pemerintah secara resmi meluncurkan... selengkapnya
Imabel.net — Abidah, sapaan akrab Abidah Nur Zahro Aulia Umama, bukanlah remaja biasa. Di usianya yang baru menginjak 15 tahun,... selengkapnya


Saat ini belum tersedia komentar.