● online
- Imabel ❯ Inklusif, Mandiri dan Kredibel!
- Ojol Mandiri ❯ Berdaya, bersinergi, perkasa!
- Difabel Kredibel❯ Aku bisa, kamu bisa, kita bisa!
Rizky Gusti Preyambodo: Pemuda Cerebral Palsy Penghasil Karya Lukis dan Batik, Bermimpi Punya Galeri Sendiri

Rizky Gusti Preyambodo: Pemuda Cerebral Palsy Penghasil Karya Lukis dan Batik, Bermimpi Punya Galeri Sendiri
Imabel.net — Di sela-sela keterbatasan fisik yang harus ia jalani karena diagnosis cerebral palsy (CP), Rizky Gusti Preyambodo (22) membuktikan bahwa seni adalah ruang tanpa batas.
Lulusan SMKN 10 Surabaya tahun 2022 ini telah menghasilkan puluhan karya, mulai dari lukisan, batik tulis, batik marmer, hingga batik sibori.
Bakat seninya yang luar biasa telah menghantarkannya untuk berpameran di puluhan lokasi bergengsi di Jawa Timur, mulai dari Hotel Mojopahit, Jatim Expo, hingga Lapangan Tugu Pahlawan.
Namun, satu mimpi besarnya hingga kini masih belum terwujud: memiliki galeri sendiri untuk memajang dan memasarkan karya-karyanya.
“Kami ingin galeri hasil karya anak saya terwujud. Masalah tempat dan pemasaran masih menjadi kendala terbesar,” ujar Atik ibunda dari Rizky.
Perjalanan Rizky di dunia seni dimulai dari hobi corat-coret yang ia tekuni sejak kecil. Seiring waktu, coretan-coretan sederhana itu berkembang menjadi karya seni bernilai tinggi.
Rizky tercatat pernah mengikuti berbagai kegiatan di sejumlah komunitas dan lembaga pemberdayaan disabilitas, antara lain Istana Karya Disabilitas, Rumah Anak Prestasi (RAP), Difabel Kredibel, Fira Modelling Disabilitas, hingga berbagai kegiatan UMKM.
Kiprahnya di dunia seni rupa telah melambungkan namanya sebagai salah satu perupa muda disabilitas paling produktif di Surabaya. Pameran lukisannya telah digelar di lebih dari 20 lokasi berbeda, termasuk di Istana Karya Disabilitas, Batu Malang, Basement Alun-alun Surabaya, Gedung Merah Putih, Trenggalek, Pendopo Kabupaten Bangkalan, Pasar Seni Lukis Indonesia, Kantor Pos Kebonrojo, Bungurasih, Mall Atom, Universitas Airlangga Kampus B dan C, BK3S, Hotel Mojopahit, Prabangkara, Gunawangsa Tidar, hingga Lapangan Tugu Pahlawan.
Saat ini, pameran lukisan Rizky masih berlangsung di Gunawangsa Tidar mulai 25 Maret hingga 30 Mei 2026, dan ia bersama ibundanya juga tengah mengikuti pelatihan digital untuk meningkatkan kemampuan pemasaran karya.
Di dunia lomba, Rizky juga tidak pernah absen meraih prestasi. Pada tahun 2019, ia berhasil meraih Juara Harapan 3 Lomba Mewarnai. Dua tahun berturut-turut, 2021 dan 2022, ia menyabet Juara 3 Lomba Melukis.
Pada 2022, ia juga dinobatkan sebagai Finalis Terbaik dalam ajang Fashion Parade. Di Festival Talenta Disabilitas 2023, ia meraih Juara Harapan 3. Tahun 2024 menjadi tahun yang sibuk baginya: Juara Harapan 3 Lomba Fashion Show, Juara Harapan 2 Lomba Foto Genik, dan Juara Harapan 3 Lomba Fashion Show Busana Batik.
Memasuki tahun 2026, Rizky masih terus melesat dengan meraih Juara Harapan 3 Lomba Fashion Show Busana Pesta, Juara Harapan 3 Lomba Fashion Show Busana Imlek, sekaligus Juara Favorit Lomba Fashion Show Busana Imlek.
Di balik segudang prestasi dan produktivitas berkaryanya, Rizky masih menghadapi dua kendala utama untuk mewujudkan mimpi besarnya. Pertama, tempat untuk memajang dan menjual karya secara permanen. Kedua, pemasaran yang masih terbatas.
Saat ini, sebagian besar karyanya hanya dapat dinikmati saat pameran-pameran temporer yang ia ikuti. Padahal, potensi pasar untuk karya batik tulis, batik marmer, dan batik sibori buatan Rizky dinilai sangat besar, terutama karena mengusung unsur tradisional yang khas dan dikerjakan secara manual oleh tangan seorang seniman disabilitas.
Orang tua Rizky mengaku selalu mendampingi dan memberikan dukungan penuh terhadap setiap kegiatan yang bisa ia lakukan. “Kami selalu mendampingi dan mensupport kegiatan yang bisa dia lakukan supaya cita-citanya terwujud,” ujar Atik ibunda Rizky penuh haru.
Mereka berharap suatu saat nanti akan ada donatur, mitra, atau pemerintah yang bersedia membantu menyediakan ruang galeri sederhana sekaligus membantu pemasaran karya-karya Rizky secara lebih luas. “Dengan galeri sendiri, Rizky bisa mandiri, dan karyanya bisa dikenal lebih banyak orang,” pungkas Atik ibunda Rizky.
Tags: Difabel, Difabel Kredibel, Disabilitas, inovasi sosial komunitas, kegiatan komunitas inklusif, komunitas inklusif, kreativitas inklusif, pemberdayaan disabilitas produktif
Rizky Gusti Preyambodo: Pemuda Cerebral Palsy Penghasil Karya Lukis dan Batik, Bermimpi Punya Galeri Sendiri
Imabel.net — Dunia modeling dan fashion show kini tidak hanya didominasi oleh teman-teman dengar. Wantofal Anugerah Cantik, seorang siswi SMPN... selengkapnya
Imabel.net — Kabar gembira datang bagi para pencari kerja, terutama bagi lulusan baru dan penyandang disabilitas. Pemerintah secara resmi meluncurkan... selengkapnya
Imabel.net — Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, bersama Konsul Jenderal Jepang di Surabaya menghadiri sekaligus menyerahkan... selengkapnya
Imabel.net — Suasana hangat dan penuh makna terpancar dari studio She Radio Surabaya baru-baru ini. Meskipun Ketua FPPI Kota Surabaya,... selengkapnya
Imabel.net — Jumat (26/6/2026) menjadi hari bersejarah bagi Hery Purwadi. Pria yang selama ini akrab disapa dengan sapaan Cak Heri... selengkapnya
Imabel.net — Kabar menggembirakan datang dari dunia pendidikan inklusif di Gresik. Lembaga Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus, El Ghani Kids Autism... selengkapnya
IMABEL.net — Panggung di Rumah Anak Prestasi (RAP) Nginden, Surabaya, menjadi saksi penampilan istimewa pada Rabu (16/9/2026). Di hadapan para... selengkapnya
Imabel.net — Di balik gemerlap panggung dan riuhnya sorak penonton, ada seorang gadis belia yang diam-diam menyimpan cinta besar pada... selengkapnya
Imabel.net — Balai Pemuda Surabaya berubah menjadi lautan keceriaan pada Rabu (29/7/2026). Lebih dari 5.000 anak dari berbagai penjuru... selengkapnya
IMABEL.net — Ada yang istimewa dari sebuah kanvas yang dikirim dari Surabaya ke Jakarta pada Jumat (25/9/2026). Di atasnya, sebuah... selengkapnya


Saat ini belum tersedia komentar.